Archive for September, 2005

Nasehat

Thursday, September 22nd, 2005

Beliau begitu sederhana. Bersahaja.  Ramah pada siapa pun. Pengalaman di bidang pendidikannya lebih dari 20 tahun. Beliau adalah Dr. Ikram Beshir, pengarang buku-buku tentang "parenting" dan "pernikahan" dari sudut pandang islam. Mujahidah da’wah yang tidak henti-hentinya berjuang di jalan Allah.

Minggu ini beliau diundang ke kotaku untuk memberikan training untuk para teacher di sunday school.  Selama 3 hari di Peoria, jadwal training beliau padat sekali, dari pagi sampai tengah malam. Tapi beliau tak pernah terlihat letih. Selalu bersemangat menyampaikan taujih dan ide-ide tentang pendidikan.

Taujih yang beliau sampaikan begitu mengena. Aku jadi malu sendiri. Jadi ingin memperbaiki diri dalam mendidik anak. Mudah-mudahan aku diberikan kesabaran oleh Allah untuk mendidik anak-anakku.  Juga diberikan kekuatan dan kemudahan dalam menghadapi tugas yang memang tidak mudah ini.
Rupanya bukan aku saja yang merasa mendapat "siraman". Teman-temanku juga terpacu untuk membenahi diri. Aminah malah berjanji untuk makan keluar bersama keluarganya kalau dalam seminggu ini dia mencapai target "No Yelling".
Imaan , Sagufta.., Khaula, semua merasa tersindir kalau Dr.Ikram menyebutkan contoh-contoh "parenting" yang kurang benar. Mereka bilang, "Dr. Ikram reminded us, how we should treat our kids. Seems like what we’ve been doing is all wrong…..".
"I wish I could see you her all the time. Coz everytime I see her she made me a better person",kata seorang temenku.

Jazakallah khair sister Ikram. May Allah SWT rewards you for everything that you’ve done. May Allah gives you strength and health so that you could continue your da’wah. May Allah always reminds us to become better parents for our kids….

CRUSH

Saturday, September 17th, 2005

Did you remember your first crush on someone…….or when someone gave you a compliment you never forget all of your life….?

I think I do. My first crush was when I was in first grade. Yup…it’s that’s early. He was sweet and shy. I thought he was the most handsome boy in my class..:)
Everybody always thought that we were "perfect" for each other. My friends, his friends, and his family, they always teased us…..:) We remain friends till one day I heard the news. That he passed away  in a traggic accident. It was a sad day……But, it’s all in the hand of Allah. May he rest in peace, InsyaAllah.

When I was 7, I remembered walking home with my girlfriends from the school. We were talking about boys that we liked.. or had a crush on…Almost everybody like the same guy…….Nimo. Of course he was cute and nice to everybody.That’s why almost every girl like him….(Hallooo Mo.., did you know about this "secret"..?) But me…, I was different. I like the other guy better.He had captured my heart. I thought he was cuter than Nimo…..:)
As far as the compliment…hmmh, boys in very young age don’t show their emotion to you. They always says…."I hate girl" or someting…..off course we all know that’s not the truth. The truth is.., boys and girls they like each other but expressed the emotion by fighting, arguing, competing..something like that.

But, it’s different nowsday……I was so suprised when Nabila told me about this boy at  school…He was so nice to her…
He said to Nabila…, "Hey, you have a very long hair". "And, do you know what he always call me?", Nabila continued. "No, what is it?," I said. "Princess, she said. He always call me "princess". Isn’t it funny?", she said.
"Well, I said…, you are beautifull, masyaAllah. Maybe that’s why he calls you princess", I said. "And you know, you are always my little princess ever since you were born".
I saw her face beaming with happiness. That boy really can win a girl’s heart….at a very very young age……:)

(For my little princess….)

Tetangga

Wednesday, September 14th, 2005

Sebenernya neighbourhood tempat aku tinggal aman. Alhamdulillah. Artinya low crime….., family oriented , etc, etc. Tapi.., tetap aja aku khawatir ngelepas anakku maen sendirian di depan rumah.

Nabila dan Faris selalu pinginnya keluar.., ngga’ tau itu pagi, siang, atau malam. Kalau pagi.., masih boleh deh . Kalo’ siang…waduh panasnya. Muka anakku pada merah kalo’ dibiarin di luar. Yang idealnya keluar pas sore-sore…
Cuma kalo sore.., akunya suka sibuk di rumah nyiapin dinner. Payah deh…..
Makanya mestinya aku masak siang kali ya…jadi kalo’ sore bisa nemenin anak-anak keluar.

Tetanggaku baik-baik. Ada Imaan yg dari Egypt. Anaknya Yusuf sering maen sama Faris. Cocok tuh mereka. Ngga’ pernah berantem. Imaan sering  ngantuk kalo’ pagi-pagi. Pingin bobok lagi katanya….Aku bilang…ya sudah Imaan.."Go take a nap with your baby. Let Yusouf play in my house with Faris". Aku bilang ngga’ usah malu-malu sama aku…wong kita sodara..(in our deen)
Kalau mereka maen(Yusouf dan faris) aku ngga’ perlu banyak observasi. Dah gede kok…..jadi sebetulnya ngga’ repot juga kalo’ dititipin Yusouf.
Terus ada lagi Camille. Camille tuh campuran american sama jamican. Terus nikah sama  white america juga. Anak 3.. stay home mom. Sama kaya’ aku……Umur anaknya ngga’ jauh beda sama anakku. Lucu-lucu banget deh. Yang paling gede, Morgan, temen deketnya Nabila. Satu kelas lagi. Pokoknya dimana ada Nabila pasti ada Morgan. Lengket. Aku jadi inget waktu aku masih kecil dulu…gimana enaknya punya best friend. Hallo Adis…dimana yah kamu sekarang? Adis itu temen deketku dari TK sampe kelas 3 SD. Pas gedean dikit(kelas 4 sd) temen deketku Ool. Wah kemana mana sama si  neng satu ini. Iket rambut juga sama….beda warnanya aja. Pokoknya dari pagi sampe sore maennya sama Ool terus deh. Tetanggan juga…jadi kita suka nginep-nginepan. I miss you, Ol….:)
Terus ad Jessica…, anaknya 2. Suaminya di Navy. Dia pernah ditinggal suaminya 3 bln perangdi  Iraq. Kasian yah….Mudah-mudahan Mitch ngga’ dikirim-kirim lagi deh ke war zone. Miris aku denger berita banyaknya soldier yg mati. Bukan belain tentara America sih. Engga’ lah.  Cuma aku mikirin keluarganya aja yg ditinggal………:(

Kebanyakan tetanggaku stay home mom………ngurusin anak 24/7..days in days out…..
Salut deh buat semua yg jadi stay home mom….MasyaAllah…is not an easy tasks.
Juga tentu saja aku ngga’ men-diskriminasikan working mom. Yang ini juga berat. Bayangin aja.., pulang kerja masih harus masak, beresin rumah, ngurus anak dan suami. Wuihhhh…….pusing!!
May Allah help us…whatever path we choose….

Anyway.., balik lagi ke topik……yah sebagai tetangga..aku mesti pinter-pinter bawa diri. Ini juga ajaran Islam toh. Kita harus baik dgn tetangga. Mereka punya hak-hak yg harus dipenuhi. Aku berharap aku dan keluarga bisa menjadi image islam yang baik. Bukan seperti yang digambarkan di media massa.  Makanya mesti pinter-pinter gaul sama tetangga…..

Aku ngga’ kebayang deh, ntar kalo’ pulang "for good’ ke Indonesia. Tatacara bertetangga disana pasti beda yah…….he..he.he…..InsyaAllah, belajar pelan-pelan……untuk jadi tetangga yang baik..dimana pun aku berada……..