Archive for January, 2006

Cultural Shock

Saturday, January 14th, 2006

Hampir 13 tahun yang lalu…, aku berangkat ke Amerika. Saat itu aku "baru" berumur 18 tahun. Tak ada ketakutan atau ragu di hatiku untuk hidup di negara orang.., tanpa famili dan orang-orang terdekat.  Aku begitu yakin aku bisa hidup sendiri di negara ini. Yang aku andalkan adalah teman-teman dari Caltex yang memang banyak tinggal dan belajar di kota itu, College Station Tx. Kota student yang terletak antara Houston dan Dallas.

Mama dan papa yang mengantarku kesana. Mereka membantuku settle dulu. Membantuku mencari apartemen, peralatan sekolah, sepeda untuk ke kampus,  mengajariku masak, dsb. Bahasa Ingrisku masih belepotan. Kalau ngomong orang2 Texas pada ngerti. Mana lagi volume suaraku kecil..hampir ngga’ kedengeran. Bikin si bule2 itu makin mengerutkan kening saat aku ngomong…:( Sedih banget deh. Kaya’nya pengen ngomongin sesuatu tapi ngga’ dimengerti.  Belum lagi kalo’ mereka ngomong pake accent Texas.. yang ahhhh…susah banget deh. Orang yang sama2 ngomong Inggris aja belum tentu ngerti…eh, apalagi aku. Belum lagi penyesuaian dengan makanan, learning style di kampus, social life, dsb..pokoknya  sempetlah aku pingin pulang……

Manusia hanya bisa berencana….Allah yang menentukan. Rencanaku…., setelah lulus s1..aku pingin balik ke Indonesia. Akhir tahun 1997 alhamdulillah aku lulus. Balik ke Indonesia….ingin memulai karir di negeriku sendiri. Entahlah..hidup di negeri orang tidak begitu menggiurkan buatku. Pokoknya Indonesia is the best….

Rupanya calon suamiku pingin cepet2 married. Pinginnya aku nemenin dia yang saat itu sedang mengambil s2nya. Setelah aku pikir-pikir(cie), yah sudah..sepertinya itu yang terbaik buat kita berdua. Ngapain juga lama-lama berjauhan.., banyak godaan..he..he..he….Setelah acara nikah dan resepsi.., aku balik ke US. Kali ini ke mid-west.., tepatnya Urbana, Illinois. Kota pelajar di selatan Chicago.

Begitulah awal ceritaku kenapa bisa sampai di US. 13 tahun aku disini.., bukan waktu yang sebentar. Cukup untuk merubah kepribadianku, kedewasaanku, cara berpikirku dan wawasanku.

Saat liburan ke Indonesia…, pasti ada penyesuain yg harus aku lakukan. Mulai dari saat mengendarai mobil sampai berurusan dengan birokrasi di kantor-kantor. Perlu waktu untuk cuek diklaksonin terus, dikasih lampu, disalib dengan tiba-tiba oleh bajay atau kendaraan lain, bahkan diteriakin orang yang ngga’ sabaran di jalan. Hmmh.., menurutku bawa mobil di Jakarta bikin stress…..maklum aku kan tinggalnya di small town USA:) jadi kemana-mana ngga’ macet, semua teratur dan sopan.

Terus waktu mengurus surat penting di suatu kantor pemerintah.., seorang pegawai kantor tersebut menawarkan pelayanan "express" dengan tambahan biaya yang 100% lebih besar dari yang sebagaimana mestinya. Ancamannya pengurusan surat tersebut memakan waktu berminggu-minggu dan ruwet. Aku mencoba lewat jalur resmi..dan Alhamdulillah ngurusnya ngga’ lama kok. Bahkan menurutku relatif lancar. Ck..ck..ck. Hari gini.., masih aja yang berani nyeleweng….

Budaya antri.., sudah membaik dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Walaupun kadang-kadang aku masih harus mengingatkan beberapa kali orang dibelakangku untuk antri, tapi secara umum kebanyakan orang sudah biasa untuk antri. 3 tahun yang lalu, pernah aku sedang mengganti diaper anakku di sebuah nursery di mal kawasan jakarta selatan, ehh, baru masuk udah digedor-gedor sama orang dibelakangku. Duh tante….sabar dikit kenapa??

Tapi bagaimanapun, aku merasa  kondisi Indonesia bergerak ke arah yang lebih baik..(kecuali program tv yah….). InsyaAllah makin maju, makin makmur, makin sopan, makin adil dan sejahtera (yg ini ada unsur politiknya..he..he..he..), makin OK!!!!

Bali trip

Thursday, January 5th, 2006

Hari Kamis sore, Desember 18, aku dan suamiku siap-siap berangkat. Koper kecil sudah kusiapkan sejak malam sebelumnya, rasanya sudah ngga’ ada lagi yg ketinggalan.  Deg-degan juga ninggalin anak-anak….., soalnya selama ini aku ngga’ pernah pisah sama mereka. Nah sekarang mau ninggalin 4 hari….gimana rasanya? Kuucapkan selamat tinggal pada Nabila, Faris, dan Saif. Ternyata, mereka tenang aja waktu kutinggalkan, Alhamdulillah.

Setelah landing di "Ngurah rai" kucari-cari namaku diantara kerumunan orang. Harusnya guide selama di Bali sudah menunggu kami. "Itu dia", kata Mas Eko. Pak Wayan dan Pak Made menjadi guide kami selama di Bali. Setelah berkenalan sebentar kita beranjak ke pelantaran parkir.

P1010070_3 Mereka membawa kita ke kafe Tiram di Jimbaran. Malam itu bulan purnama. Langit cerah.., indah sekali. Baru kali ini aku ke Jimbaran. Kafe itu sederhana . Tapi pemandangannya dan suasananya…hmmh romantis. Aku sih pinginnya duduk dekat pantai. Tapi waitressnya bilang kalo’ terlalu dekat dgn pantai anginnya kencang sekali…… Akhirnya kita cari`tempat yang aman.

Di kafe ini kita harus memilih sendiri seafood segar yang mereka sediakan untuk kemudian dipanggang. Terserah mau pake saus tiram atau asem manis. Berhubung kita banyak alergy dengan seafood akhirnya kita putuskan untuk memilih ikan dan cumi. Hmmh ikan panggang dan cumi saus tiram dan kangkung….enak banget. Laper banget soalnya…

P1010068 P1010067 P1010069

Indah sekali malam itu……., udah lama aku tidak beromantisan begini..:). Makan di pinggir pantai, lilin, anginP1010075 sepoi-sepoi..dan pengamen yang menyanyikan lagu-lagu nostalgia favoritku. Ah.., awal yang indah, pikirku.

Setelah menikmati makan malam di Jimbaran Pak Made membawa kita ke hotel Bali Hai yg terletak di Kuta. "Sepi banget," pikirku. Sepertinya Bali masih terpengaruh tragedi bom September lalu.

Besoknya, jam 9.00 pagi kita sudah dijemput sama Pak Made. Tour hari itu dimulai dgn menonton tari "Barong" dan tari "keris". Kunikmati alunan gendang Bali yang khas juga tarian bali yang indah. Cuma aku sempat ketiduran…(he..he..he..), soalnya kelamaan dan plot tariannya terlalu lambat. Setelah itu, kita melihat kerajinan tenun khas Bali, kemudian ke kerajinan perak, patung, dan akhirnya ke pasar seni yang menjual bed cover ala Bali. Wah,  seneng banget deh cuci mata. Banyak banget kerajinan khas Bali. Cuma harus pinter-pinter nawar, kalo’ ngga’ bisa di kasih harga turis "luar".

           P1010086 P1010091P1010093

Setelah puas cuci mata kita dibawa ke Kintamani. Kami menyantap makan siang di salah satu restoran disana. Lagi-lagi.., sepi. Cuma ada kita dan satu keluarga lagi.

Setelah makan siang kita foto-foto sebentar dgn latar belakang Danau Batur. Hmmh, pemandangannya bagus banget deh, picture perfect.

                 P1010110_1 P1010107

Perjalanan selanjutnya adalah ke perkebunan kopi. Rupanya Bali sedang menggalakkan agrowisata selain wisata alam. Disana aku ikutan menumbuk kopi,  menggongseng biji kopi dan menikmati kopi dgn mas-mas Bali yang ramah-ramah:) Maksudnya biar kita beli produk mereka kali ya…..

P1010116_1

P1010115

P1010118_1

P1010113

Hari Sabtu, jam 9 pagi kita langsung ke Nusa Dua utk olahraga air. Untungnya cuaca cerah jadi enak buat beraktifitas. Setelah diskusi, akhirnya kita putuskan untuk diving dan fly fish. ini pengalaman pertama kita untuk diving. A little bit nervous, off course but exciting at the same time. Sebelum diving kita dikasih kursus kilat . Ternyata diving itu gampang-gampang susah. Aku suka lupa untuk bernafas dari mulut. Yang ada aku sesak nafas pas dibawah air. He..he..he..panik duluan…….Tapi, it’s one in lifetime experience. It’s amazing to see the fish and the coral so close to you. Beneath the water I could never stop praising Allah of his beautiful creations, Subhanallah.

    Dsc07681_2Dsc07689Dsc07716_1

                                                                   
Setelah diving, kita langsung ber-"fly fish". Bentuknya kaya boat biasa, tapi naiknya tengkurep bukan duduk. Terus mesti pegangan yg kenceng (sampe dikasih sarung tangan). Lalu boat ini ditarik pake speed boat. Rasanya emang kaya’ terbang…soalnya ngelawan ombak. Kita teriak-teriak sambil ketawa-tawa. Abis lucu aja kebanting-banting ombak…:)

Setelah puas beraktifitas air di Nusa dua dan makan siang, kita menuju ke Tanah Lot.  Pura tanaha lot sekarang agak beda dengan yang dulu aku kunjungi. Dulu rasanya lebih natural.., sekarang udah dibagusin, ada "park" bisa jalan-jalan sambil ngeliat pemandangan. Banyak turis Korea yang antri untuk mendapatkan "air suci" di dalam salah satu gua karang. Juga banyak yang ingin melihat ular sakti di dalam gua.

P1010147_5

P1010150

P1010143_1

P1010149

Berhubung kita pingin ngeliat sunset di Pura Ulu Watu, dari Tanah lot kita buru-buru berangkat. Padahal aku naksir sama pasar seni di Tanah Lot. Kaya’nya bagus-bagus banget souvenirnya.

Di Ulu watu ternyata agak mendung jadi sunsetnya ngga’ begitu kelihatan. Tapi kita menikmati tarian "Kecak" dan Tari Api. Angin bertiup agak kencang sore itu, saat pertunjukkan Tari Api, apinya sempet bikin heboh…ngerayap ke tempat penonton. Yang ada penonton yang didepan panik menjauh dari api:) Untung kita diatas…jadi ngga’ ikutan panik

P1010161P1010163_1

Hari minggu, 21 Dec, hari terakhir kita di Bali. Sebelum berangkat ke airport, kita masih sempet jalan-jalan di Kuta. Rame banget  pantai Kuta hari itu. Ada yang berenang, ada yang surfing, ada yang berjemur, atau sekedar jalan-jalan menyusur pantai. Kita juga sempet mengunjungi "Discovery Mall" yang terletak di Kuta. Mall ini unik sekali, karena begitu keluar di belakangnya pantai Kuta. Asyik banget buat hangout…ngobrol sambil minum kopi di sana.

                              

P1010196P1010198P1010199

Gitu deh…cerita jalan-jalan kita. Seneng sekali rasanya jalan-jalan berdua..he..he..he..Kangen sih sama anak2..tapi sekali- sekali boleh juga berdua aja….It’s very relaxing!!!

Thank you for my beloved one…..who made my dream come true!! I’ll remember this as long as I could and I’ll dream of it…..whenever I want it……, especially if the kids being so demanding……!!!!!

InsyaAllah after Hajj…….I’ll beg for european vacation….he..he..he………

Other Pics from the trip:
P1010085

P1010121

P1010176_1

P1010173

P1010132

P1010171

P1010140

P1010078