Archive for October, 2006

A Dose of laugh from Faris

Saturday, October 28th, 2006

"Mama, I don’t like being with baby sitter!!!", said Faris after we left him with the baby sitter. "Why, Mas, I thought you had fun?!", I said. Then he replied, " Because we have to act like baby! Or else you should call her kidsitter!!!"

"Mama.., I like your shoes…..".
"Thank you Mas, It’s comfortable you know. It feels good on my feet", I answered.
"Mama, I really do love your shoes.., but you’re stepping on my feet."
(Oooooops….sorry Mas!!!)

"Hey, you know what guys, when you grow up you have to take care of your family", I said to Faris and Nabila as I was cooking. "You might work at the office , or cook for your kids or clean up after your kids, just like what mama and baba do every single day".
Then Faris said, "I don’t want to grow up mama, I just wanna stay little. It’s hard to be a parent. Too much work!!"
(Baru tau, Mas????:)

2_faris

Selamat Tinggal Ramadhan

Friday, October 27th, 2006

Ramadhan berlalu sudah. Bulan penuh rahmat, berkah dan pengampunan. Ramadhan tahun ini tidak sesibuk tahun-tahun lalu. Tapi Alhamdulillah, cukup berkesan. Pertengahan Ramadan anak-anak sudah aku ajak untuk membuat "Eid Craft". Aku tahu gimana repotnya hari-hari menjelang lebaran. Ga mungkin sempet menghias rumah. Makanya anak-anak kuajak menghias rumah jauh sebelum lebaran. Anak-anak senang sekali….mereka tiap hari "counting the days". Sampai akhirnya dua hari sebelum lebaran, aku ajak anak-anak ke party store. Mau beli isian buat "goodie bags" temen-temennya Nabila. Abis dari situ, anak-anak kuajak liat-liat mainan di ToyRus.., buat milih-milih kado lebaran. Tapi hari itu cuma liat-liat aja. Beli mainannya ntar nunggu sama baba:).

Hari lebaran tiba. Dari malam sebelumnya, di komputer telah terdengar takbir, menyentuh segenap jiwa. Paginya, kita siap-siap berangkat sholat Ied. Selama di Amerika, baru kali ini aku sholat Eid di lapangan, seperti di Indonesia. Biasanya sholat Eid di mesjid atau di gedung. Tapi kali ini bisa ngerasain sholat Eid di lapangan. Syukurlah, cuaca hari itu tidak terlalu dingin…., jadi ga terlalu khawatir anak-anak kedinginan.

Hari lebaran kita habiskan dengan silahturahmi dengan teman-teman. Baru jam 10 malam pulang ke rumah. Cape sih.., badan dah ga karuan rasanya. Tapi walopun capek tapi seneng. Apalagi anak-anak, mereka masih aja punya tenaga untuk membuka dan langsung memainkan kado lebarannya.

Img_0112

Picture_535

Img_0260

                         Picture_544_2

Besoknya, aku datang ke sekolah Nabila. Bawain goody bags untuk dibagikan ke temen-temen Nabila. Aku ngomong sedikit tentang  "Eid dan Ramadhan" ke anak-anak. Mereka antusias sekali mendengarkannya. Kebetulan teacher mereka sedang mengenalkan "Afganistan" ke kelasnya Nabila. Ada anak yang nanyain, "do children in Afganistan celebrate Eid ,too? Aku jawab, "Most probably they do, because majority of people in Afganistan are Muslim," jawabku.

Img_0268

Perayaan lebaran berlangsung terus sampai seminggu setelah lebaran. Weekend ini, masih banyak undangan "Eid party" yang akan kita hadari. Malah hari sabtunya, ada carnival buat anak-anak. Pokoknya fun terus deh……, apalagi buat anak-anak, baloon, goody bags, mainan, games.., etc

Begitulah perayaan Idul Fitri kita. Biarpun jauh dari sanak keluarga , Idul Fitri selalu membawa kesan tersendiri. Idul Fitri..hari yang penuh kebahagiaan, hari kemenangan, penuh dengan kegembiraan dan kasih sayang
Mudah-mudahan Allah menerima semua amal ibadah kita selama bulan Ramadhan.., mudah-mudahan Allah masih memperkenankan kita bertemu kembali dengan bulan mulia. Selamat tinggal ramadhan………

To Love You The Way You Love Me

Friday, October 13th, 2006

You are now become a new person. You have your own personality. When you were younger it’s easier to love you. What not to love? You’re cute, beautiful, and adorable.

You’re 6 years old now. A new emerging person with personality different than mine. Sometimes, I tried to make you be like me. Sometimes, I tried to make you not to be like me at all. I guess my love for you made me a little bit obsessed what you should become. I do not want to see any of my flaws in you. I want you to be perfect.

You love me unconditionally. That’s what I should learn from you. Even if I’m mad at you, you said, "I love you, mom". So sincerely.., it’s almost bring me to tear. How could you do that? How could you kiss me in my cheek while I’m still in a bad mood?

I feel so guilty. I should love you no matter what. I don’t have to "shape" your personality. I shouldn’t compare myself with you. We are different, and I should accept this fact.

You always takes your time to do something. Eating, for example. It takes you more time to finish your food than anybody in the house. But.., it’s you. I shouldn’t complain. I should give you more time to finish your food or do other things than mumbling over and over and over again.

Instead of focusing on your "flaw", I should encourange your best qualities. You are independent. If I can not help you with something, you tried your best to do it yourself. You are crafty and very creative, unlike me:). You are kind and sensitive to other people feeling. You never want to hurt anybody.

Sometimes at the end of the day.., when I give it all up.., and I need a rest, you said, "I love you, mom." It is the best remedy I could have. You made me feel so loved. 

You and your brothers are the best gifts that God has given me. I couldn’t imagine my life without you. You help me to become a better person. I become someone who’s wiser and more patience. I should become a better mom for you…..

I should give you wings….so you can fly anywhere you want. I should be the wind beneath your wings and help you fly. I hope I can be that wind, my love……