Archive for May, 2007

Cutting off Tv Time

Sunday, May 20th, 2007

Siapa yang bisa hidup tanpa tv? Dari anak-anak sampe orang tua pasti lengket sama yang namanya tv. Tapi kalau kebanyakan nontont Tv banyak sekali dampak negatifnya. Diantaranya adalah, terbuangnya waktu, kurangnya family time,kecanduan nonton, obesity. Di Amerika tv menjadi salah satu sumber terjadinya obesity. Karena apa? yah, seharian kerjaannya cuma duduk di depan tv sambil nyemil makanan yang "kurang" sehat. Gimana ga nambah berat badan?

Acara di Tv  maupun iklannya banyak yang mengandung unsur sex, bad language, poor body image, violence dan sebagainya. Pokoknya harus ada parental control kalo ngasih anak-anak nonton Tv. Walaupun yang ditonton film kartoon , tetap aja harus waspada.

Tadinya aku membuat tv sebagai baby sitter. Pokoknya kalau lagi sibuk, nyalain aja Tv, pasti anak-anak jadi anteng.  Sampe akhirnya aku sadar, anak-anak kok jadi banyak banget nonton Tv-nya. Walaupun sebenernya yang ditonton adalah program edukatif, tapi tetep aja "buang waktu".

Sampe, kalau aku mau nonton CNN, anak-anak nyuruh aku nonton Tv yang diatas. Mereka ga bisa diganggu! Sebel banget kan? Sebetulnya, kalau Faris sama Nabila sih lebih mudah diatur. Tapi Saif itu loh, yg usia toddler…susah banget deh diatur. Kalau udah pake nangis-nangis gitu, suka kesel aja tuh dengernya.

Nah terus, kebetulan ada "Turn-off tv Week", april lalu tanggal 23-29. Jutaan orang di Amerika ikut serta dalam kampanye ini. Tujuannya adalah untuk cut off tv time,  sehingga waktu yang ada bisa digunakan untuk membaca, menulis, berolahraga atau untuk family time. Setelah rundingan sama suami, akhirnya kita setuju untuk tidak menghidupkan Tv selama seminggu. Mau tau aja, apa sih manfaatnya kalo’ Tv tidak dihidupkan.

Pertama-tama susah banget deh ga ada Tv. Pagi-pagi aku kehilangan Matt Lauer dan Meredith Viera di Today Show. Belum lagi berita di CNN dan local news. Pokoknya out of touch banget sama dunia. Soalnya mau internet suka ga sempet.  Saif  lagi, merengek-rengek minta "Dora".  Faris dan Nabila juga susah. Semua minta diputerin acara kesayangannya. Aku ingetkan lagi kalau minggu ini adalah "No Tv Week".

Karena ga ada yang dikerjain, Faris jadinya ngikutin kemana aku pergi, nyeritain khayalannya, mimpinya dan lain-lain. Pokoknya ngajak aku ngobrol terus. Aku jadi ga bisa ngapa-ngapain ngeladenin dia cerita melulu:) Pokoknya waktu yang biasa aku pake menyendiri saat mereka nonton, jadi hilang. No quite moment what so ever!!!

Tapi positifnya, anak-anak jadi lebih banyak main keluar rumah, lebih rajin baca, spent time sama aku, lebih kreatif, dan suka berimajinasi. Aku pernah baca, kalo’ tujuan no tv week itu salah satunya adalah to get bored. Karena biasanya ide-ide bagus itu bermunculan saat kita bosan.

Aku seneng banget deh, ngelihat anak-anak makin banyak waktu buat baca.  Bahkan Saif pun kemana-mana megang buku. Nabila jadi lebih sering nulis journalnya atau painting, salah satu hobbynya. Akhirnya sekarang kita komit, Tv benar-benar dibatasi. Satu jam sehari, kalo weekend maksimal tiga jam.  Itu pun anak-anak kaya’ sudah hilang interes. Baru sebentar nonton, Tv-nya  suka ditinggal. Padahal dulu, wah, mana bisa lepas matanya dari Tv. 
Jadi intinya, cutting off TV time = more reading, more writing, more imagination, more creativity, more family time,  more outdoor activities.!!

Happy B’day My Princess

Wednesday, May 16th, 2007

Dear my daughter

Today is your  7th birthday….
I can’t believe how fast time flies
Seems like it was only yesterday,
I was lying in hospital bed, wondering if you ever gonna make your way out of my womb (It was a long labor dear…)
I couldn’t  hold my tear when I finally touch your little face, little fingers and little toes
How could Allah create such a beautiful thing….
Subhannallah

Nabila, I really hope you live a wonderful life, both in dunia and akhirah
I never forget to say this prayer, even when I’m mad at you
May Allah bless you my love with happiness, health and strong imaan

Nabila, I will always remember the thing you said to me when you did
something inappropriate, "Mama, are you gonna be mad at me?"
"No", is always my answer on that question.
How could I be mad looking at that innocence face…..
But then, when I do get mad at you, you always say," I love you Mama.."
Ohhh, Nabila, after you said that word I usually remind myself that you just being a kid. That’s it, nothing more.

Nabila, I am sorry for so many broken promise that I made..
I’m sorry that I couldn’t spent time in your school as much as you want me to..
I’m sorry I couldn’t go with your class on the fieldtrip…
I’m sorry if I’m too busy with the baby or other things..
Sometimes life is so busy, honey……
I  hope we could spent more time whenever our life is less hectic…..

Nabila, live your life to the fullest..be wise, caring, loving , brave and strong

 I will stand by you..

Watching you….

Whenever you need me, I will be there
I will raise you up…so you can stand a mountain and stormy seas
I will raise you up more than you can be
You’ll have my shoulder whenever you need me..
I will be in your heart

Happy Birthday my princess, I love you so much……..

Nabila_melet

Nabila_lalaI_love_my_moms_scarf

 

Mamanabila_1

  Nabila_and_mom_3

Kakakmama

Faris’ Soccer Practice

Sunday, May 13th, 2007

Quarter ini kita masukan Faris di soccer club. Dia seneng banget.., apalagi waktu dibeliin seragam, sepatu, dan kaos kaki untuk main bola. Sepatu bolanya dipake kemana-mana, ga hanya kalo’ main bola. Lucu banget deh. Terus dia dengan bangganya bilang kalau dia punya tendangan "super" dan larinya kenceng. Walah..pokoknya pede abis-lah          

                   

Img_0143   

Latihan soccernya di lapangan gede. Faris punya tim sendiri. Mereka namain timnya: "Manatee". Aku ga ngerti tuh asalnya dari mana. Seragamnya warna ijo, nomor 5. Anggota timnya: Clinton, Jake, Ben, Alex, Kattie, Allison, Kristina.

                                 

Img_0765

Hari pertama Faris main, keliatan banget dia capek. Pake acara mogok ga mau ngelakukan apa yang di suruh pelatihnya. "I’m too tired, coach", katanya. Kuberi dia semangat. Aku bilang, "You need to practice on that super kick, Faris. Besides, your teammates need you". Akhirnya dia mau latihan lagi walopun banyak minta "water break" ke coachnya. Mukanya merah banget, kaya’ kepting rebus:)

                                Img_0155 

Ajang latihan soccer ini jadi acara keluarga disini. Aku lihat orangtua datang nyemangati anaknya, bahkan grandparents ikutan memberikan support pada cucunya. Ada yang bawa makanan, minuman, udah kaya’ piknik deh. Aku dan Mas Eko juga ikutan neriakin Faria biar dia semangat. Tadinya Mas Eko malu-malu..tapi akhirnya malah dia teriak lebih kenceng dari aku. Maklum orang Melayu, ga biasa teriak-teriak…:)

InsyaAllah, kita masukin Faris di soccer lagi quarter depan. Abis dia kalo’ ngeliat bola masih ragu-ragu buat nendang…., dah gitu waktu ada game dengan team lain, Faris kurang "garang"….Lagi bertanding senyum-senyum. Lawannya malah seneng Faris ga aggresif ..he..he..he…Padahal kita dah teriak-teriak "Get that Ball, Faris, kick it hard"!! Hustle boy, hustle!!!
Kaya’nya dia harus latihan lebih banyak lagi…, biar next time bisa masukin goal…..
It was a good start, though "Go…Faris..!!"

   
                                           Img_0160_1

 

Darimu Sahabat…..

Friday, May 4th, 2007

Darimu sahabat…, aku belajar tentang kebijaksanaan. Setiap tindakan dan kata selalu penuh makna. Setiap kali kita bertemu, kau ingatkan lagi betapa hidup ini  hampa tanpa perjuangan. Saat hati bimbang dan penuh keraguan, kau kembalikan keteguhan dan semangat. Engkau adalah contoh untukku menjadi manusia taqwa.

Darimu sahabat.., aku belajar tentang pengorbanan.   Perjuanganmu menuntut ilmu, suatu hal yang luar biasa, MasyaAllah. Tapi dikala keluarga lebih membutuhkanmu, kau korbankan keinginanmu. Suatu saat, InsyaAllah majulah sahabatku. Kembangkan kafaatmu, untuk dirimu dan umat. InsyaAllah, Masih ada waktu.

Darimu sahabat….., aku belajar keberanian. Kau selalu mengungkapkan yang benar dan yang salah, tanpa ragu. Lantang bak perahu di tengah badai…..Pertama kali bertemu, aku mengerti, kau punya pribadi yang tangguh. Keberanian harus dimiliki oleh mujahid da’wah.

Darimu sahabat…..,walaupun kita baru bertemu aku sudah belajar sesuatu darimu.  Keteguhan memegang amanat. Kau ingat tugas dan janjimu, disaat semua orang lupa. Kesibukanmu bukanlah halangan untuk melaksanakan kewajiban.  Kau membuatku semangat untuk istiqomah di jalanNya.

Darimu sahabat, aku belajar untuk menikmati hidup. Walaupun banyak kewajiban yang menunggu, engkau selalu menikmatinya. Menikmati waktu bersama anak-anak,  menikmati kesibukanmu di organisasi dan menikmati keberadaanmu di dunia ini.

Terima kasih Ya Allah, atas hadiah darimu. Aku memiliki sahabat yang baik dan sholehah. Yang saling mengingatkan, yang saling mendo’akan, dan yang saling menyemangatkan. Ya Allah jagalah hati-hati kami agar selalu di jalanmu. Amien

Untuk kelima sahabatku tercinta, majulah terus ukhti. Tetaplah istiqamah, tetaplah semangat untuk mengemban amanah. Semoga Allah mengikat hati-hati kita.
Amien ya Rabbal Alamin