Archive for November, 2007

Another Mommy’s Day Out

Thursday, November 22nd, 2007

Senin lalu, ibu-ibu Raleigh makan-makan lagi. Tapi kali ini bawa anak-anak. Soalnya acaranya siang-siang..:) Yang anaknya sekolah sih…bebas. Nah aku, yang anaknya lagi pada track out, jadilah bawa anak 4. Tapi ga papa, restonya lagi sepi…, dan ada anak-anak lain juga. Mereka pada main di pojokan restoran…Heboh juga sih, tapi ga terlalu stressful dibandingkan kalo’ makannya cuma sekeluarga. Restorannya juga lagi sepi jadi mau heboh dikit juga ga malu-maluin.

Tempatnya masih di Wasabi. Abis enak sih…:) Samurai rollnya itu loh…Hmmmmh….enak. Terus kita pesennya beda-beda.., jadi bisa comot sana comot sini. Seru deh pokoknya….Ada yang mesen tempura, Pad Thai, dan berbagai sushi roll. Kenyang banget deh….

Pas mau pulang, saking sibuknya ngurusin "to go" buat hubby, Malik hampir aja ketinggalan di strollernya. Untung banyak yang ngingetin.., "Malik mana..?" he..he…he….emang kudu ngitung anak terus kalo’ lagi keluar. Jangan cuma lenggang-lenggok..taunya anaknya ketinggalan….Walah…..:)

Img_2254

Img_2253 Img_2253_1

Img_2256_1

Img_2260

Img_2257

Img_2255

Img_2262

Img_2266

A mother’s prayer

Tuesday, November 6th, 2007

Sunday, October 26 2007
I needed to run to a grocery store to get some stuff. Not too much, just few things that we ran out. I left everyone at home. I just wanted to go by myself. It’s always nice to go just by myself once in a while. Yeah.., even to a grocery store:)  It’s quiet and calm. It’s just what I  need  after a long and exhausting day:)  After I grabbed few things, I headed home. I even enjoy my ride home. It’s dark, quiet, and no screaming in the back seat.
I opened the garage door, turned the engine off and started to unloaded the plastic bags..(Ooh,  I should use brown  paper bags.  I should be more "green". Next time, I’ll remember to ask for a paper bag).  I opened the kitchen door, and heard Faris screamed with joy,"Mama!!!", like he haven’t seen me for 100 years. Then, without me asking him, he started helping me with the bags. He got the things out and start putting them in the pantry. I was so touched…, I didn’t asked him to help me at all. I feel so blessed to have him. He is just five years old, but he is so mature, kind, helpful, and very considerate.
One time, I saw him mopping the bathroom floor after Saif spill a bucket full of water. While busy mopping the floor he scream," Mama, Saif spill the water". It’s not his responsibility to clean the mess but he did anyway.
He never forget to lock the door and turn the light off before going to sleep. He’s a very reponsible boy, MasyaAllah. Thank you Allah for Faris.
Another thing about Faris is that he  always say nice words to me. Sometimes 
I’m not sure if he’s saying the truth, though, but he always know the right things to say:)

Once I asked my husband.., "Hey honey, did you notice that I lost 10 lbs?" My husband looked at me and said…,"Ugggghhhhhhhh…No?" (He failed my test again by being so honest..:), but Faris said, "Yes, Mama I can see it. You look slimmer now".  See? He is terrific!!….. I walked to my husband and said, "You should learn from Faris!" My hubby just laughed. He’s just an extra-ordinary honest man. I love him anyway!!
But, this prayer is for Faris..
O dear Faris, may Allah always protect you and guide you and give you the best. May you belong to his jannah and may you always be strong and loved by people around you. May Allah hear my prayer tonight, a prayer of a proud mother.

Monday, November 5 2007
I was trying to put Saif to sleep as usual. He’s such an active boy who doesn’t even want to go to sleep. All he wants is just playing all even at 11 pm. I just want him to go to bed right away, so I can have quality time with my hubby. Yeah, it’s late.., but what can you do. Better late than nothing!! Instead, Saif keep talking and moving and scratching his body which I’m sure not itching at all. I keep my voice low and try not to wake up the baby, telling him to sleep. I tried everything, even pretending to sleep. Then, out of nowhere,  he said to me, "You’re a great mom", while kissing me in my forehead.  I don’t know where he got that line…(most probably from Faris), but It was the nicest thing he ever said to me. I kissed him back and said "Thank you Saif, you’re so sweet." My heart is so belong to him tonight.

Thank you Allah for Saif. May he belongs to your jannah. Protect him o Allah, and guide him to the right path.Give him happiness, strength and health, and power to become one of your jundi.

Ya Allah, tonight my heart is filled with happiness and joy because of my sons…..

Img_1937

We Are Different!!!!

Friday, November 2nd, 2007

Baca "Men are from Mars and Women are from Venus" jadi geli sendiri. Bener banget. Laki-laki dan perempuan kaya’ dari planet yang berbeda. Walopun sudah kenal berpuluh tahun tetap aja kadang-kadang masih tidak mengerti satu sama lain. Aku pernah nanya ke suamiku , "Bagus mana yang, sepatu yang ini atau ini?", sambil nunjukin dua pasang sepatu hitam yang pingin aku beli. Dia ga bisa bedain, "sama aja", katanya. Terus aku pernah nonton iklan yang sama banget sama keadaanku(si perempuan minta pendapat pasangannya tentang dua sepatu yang berbeda)…, ternyata dimata laki-laki yang kelihatan adalah dua sepatu hitam yang identical. Padahal jelas-jelas yang ditunjukkin dua sepatu yang beda modelnya.  Pernah suami benerin rem van yang sehari-hari aku pake. Begitu selesai, aku disuruh test drive. "Kerasa banget yah bedanya, remnya jadi lebih mantap" katanya. Aku berusaha merasakan bedanya, tapi gagal. What’s important in men are different from what it is for women.

Kalo lagi ada masalah, suamiku nanya," Kenapa?" Pasti jawabanku,"Nothing". Suamiku harus tau sendiri "Nothing" means "something wrong", you better work on the problem". Tapi Mas Eko pikir..(juga millions other men),"Nothing" means nothing. That’s it. Mereka ga bisa "read" the mind of  women. Perempuan selalu minta dimengerti, tanpa harus mengkomunikasikan apa yang tersirat di hati. Laki-laki harus bisa jadi peramal.., menerka apa yang di hati pasangannya.

Pernah aku lagi ngambek sama Mas Eko yang lagi keluar kota, aku kirim sms ke dia," Don’t call me.". Maksud hati ,"Call me 10 times, then maybe I will talk to you.". Tapi di otaknya Mas Eko, "O ya udah, dia lagi ga mau ngomong, jangan ditelpon dulu." Ga di telpon deh sayah…..:) Payah, belum ngerti juga sifat istrinya nih….:)Setelah  ga ngambek lagi aku bilang, "Hey honey, you fail the test. I thought you knew me already, "don’t call me"…means call me!!!"

Mas Eko cuma nyegir,"What?"

Jadi kesimpulannya, laki-laki dan perempuan itu memakai kata-kata yang sama namun artinya yang berbeda. Biasanya perempuan suka menggunakan kata-kata yang "poetic" dalam mengekspresikan perasaannya. Makanya "nothing" bisa berarti beda di pikiran laki-laki dan perempuan. Dalam bukunya John Gray mengungkapkan, sewaktu sang istri bilang ke suaminya," You never understand me.". Si suami jadi kecewa berat, jadi selama ini apa yang dia lakukan salah dan ga berarti buat sang istri. Padahal dia udah berusaha banget bikin istrinya happy. Nah, sekarang sang istri bilang dia ga pernah mengerti perasaan si istri. Padahal si istri saat sedang kecewa, menggunakan  kata never untuk mendramatisir suasana dan menarik perhatian sang suami. Bukan  maksudnya untuk menggunakan kata "never" literally.

Laki-laki selalu pingin jadi "problem solver". Padahal yang diperlukan oleh perempuan adalah pengertian dan emphaty, bukan penyelesaian masalah. Hanya ingin didengarkan. Kalau aku ngomel soal anak, yang pingin aku dengar dari mas Eko adalah," Oh  honey, I know how hard it is with the kids. You’ve done so much." That’s it…, I only need emphaty. MAs Eko ga usah deh mikirin gimana menyelesaikan masalahku dengan anak. No, all I need is all ear….:)

Perempuan selalu maunya "merubah" lelaki. Ngurusin bajunya, sepatunya, rambutnya, dsb. Perempuaan ngerasa : "giving  him a favor", ngurusin suaminya. Padahal dimata lelaki perempuan kok "controlling" baget. Pake baju aja diatur-atur. Kadang mereka kehilangan "power", yang penting banget buat mereka. Komplain para lelaki, " Emang saya anak kecil apa..? semua diatur. Mau halal bihalal aja mesti matching warna bajunya..:)he..he.he…

Saat menghadapi problem atau stress laki-laki dan perempuan juga berbeda caranya. Laki-laki kalo’ ada masalah masuk ke "gua" dan bersemedi didalamnya sampe mendapatkan solusi. Atau kalau males mikirin masalahnya malah berusaha melupakan masalahnya, dengan nonton TV, baca e-mail, browsing internet, main game, tidur, olahraga, baca Qur’an, dsb, dsb. Pada saat seperti ini pasangannya akan merasa, "Kok aku ga diperhatikan sih? Pulang kerja bukannya ngobrol, malah baca e-mail. Sebel"…..he..he..he..padahl laki-laki perlu waktu utk menyelesaikan problemnya di kantor.Selama di dalam gua, dia akan melupakan semua hal termasuk pasangannya, anak-anak, rumah, dan sebagainya. Yang menjadi prioritasnya bagaimana mencari solusi dari permasalahannya.

Lain halnya dengan perempuan. Kalau ada masalah perempuan harus mengeluarkan unek-uneknya. Menceritakan masalah ke pasangan merupakan tanda love and trust terhadap pasangannya. Perlu diingat kembali, disini perempuan hanya ingin didengarkan dan dimengerti. Perempuan tidak meminta laki-laki untuk menyelesaikan masalahnya. Tetapi kebanyakan laki-laki tidak sabar mendengarkan keluhan perempuan. Mereka menganggap ketika perempuan talk about the problem, mereka menjadi tertuduh. Seolah-olah perempuan "menuduh" laki-laki sebagai "biang kerok" permasalahannya. Padahal belum tentu begitu keadaannya. Laki-laki harusnya belajar mendengar keluhan perempuan dengan sabar, tanpa merasa tertuduh.

Yah, begitulah perbedaan laki-laki dan perempuan. Walaupun berbeda tentunya kita bisa saling meng-komplimen satu sama lain. Perempuan bisa memberikan love, respect, trust, appreciation  kepada laki-laki. Sebaliknya laki-laki bisa memberikan love, caring, appreciation kepada perempuan. Tapi tentunya semua harus dilatih, tidak bisa berubah dalam waktu yang relatif singkat. Pasti selalu ada friksi-friksi dalam relationship.

Mudah-mudahn dengan menyadari perbedaan dasar antara laki-laki dan perempuan, kita bisa mengerti satu sama lain. Dan mudah-mudahan Allah SWT selalu melindungi dan menjaga hubungan kita.

Note: Nih….contoh martian kalo’ lagi di "gua"nya. Maunya menyendiri mikirin masalahnya, ga mau diajak ngomong atau dengerin venusian-nya…:)P1010176_3

P1010170

Nah kalo’ yang ini, Venusian bingung, "Kenapa sih ga mau ngobrol? Kan pingin curhat niy…"

After a while.., Martian found his solution, get out from the cave and ready  100% to with Venusian:)

Img_0621