Sabar….sabar…..
Duh, kaya’nya pingin ngelupain hari ini deh. Ga enak banget perasaanku. Tadi di Macy’s sempet ga’ enakkan sama pegawainya. Pasalnya waktu lagi asyik-asyiknya milih barang, eh…si pegawainya bilang, " I can hold this for you". Whatttt? I donno what’s going on….terus aku jawab, "Are you rushing me?, coz, this have not been long at all. Some people can wait longer than you are". Keluar deh galaknya. Aku tuh jeleknya gitu deh…, suka cepet panas. Terus si pegawai tokonya bilang, "Bukan gitu, abis anakmu udah kemana-mana". Terus, aku ga mau kalah donk, aku jawab lagi, "Dia ga pernah jauh dari aku kok!". Masih sewot. Terus aku bilang, "Can I just go to her?(sambil menunjuk pegawai yang lain). Aku bilang, "This is a big decision for me. It’s not like ten dollar stuff that I just can pick up right away!!"
Setelah ngeliat aku jadi tambah galak, dia jadi berubah sikap. Jadi baik. Eh, malah bilang gini ke temennya, "Which one do you think look more beautiful..(maksudnya mo nolong aku milih).
Aku pikir dalam hati, gitu kek dari tadi kan enak….bantuin pembeli!!! Aku masih cemberut aja. Si pegawai itu jadi lebih ramah ke anak-anak. Ngajak-ngajak ngobrol dan sebagainya. Sebelumnya, hmmhhh, boro-boro.
Pas bayar, aku masih kesel aja ke orang itu. Katanya "service is our priority". Mana buktinya….Attitude pegawai seperti itu ga sesuai dengan motto perusahaan!! Sebel.
Eh, terus malem-malem aku pikir lagi. Jangan-jangan aku suudzon sama orang itu. Maksud dia kan baik, biar aku ga buru-buru milih. Dia simpenin barang itu dulu, terus kalo’ anak-anak udah ga rewel lagi, baru aku balik milih-milih lagi. Kaya’nya aku yang keburu emosi deh ya……Astaghfirullah.
Duh, susah ya ngendaliin emosi. Teorinya sih, kita harus sabar. "Orang yang paling kuat adalah orang yang bisa mengendalikan marah." Itu ajaran Rasulullah SAW. Jadi, orang yang kuat bukan orang yang bisa mengangkat besi puluhan kilo dan sebagainya. Yang kuat adalah yang bisa menahan marah. Duh.., prakteknya susah banget.
"Sorry ya ibu, aku suudzon. Tapi aku kan ga galak-galak amat yah? Cuma sedikit cemberut dan mengancam. Lagian aku ga jadi ngelapor sama store manager seperti niatku sebelumnya. Maaf ya ibu…."