Berita

    Anak-anak dah bobok. Hmmmh, time to relax. Biasanya, aku mulai ke dapur  bikin teh kesukaanku dan Mas Eko. Kita nyebutnya "Pakistani Tea". Tehnya pekat plus susu carnation. Hmmmh, enak bener kalo’ dinikmati minumnya.

Terus, kudengar Mas Eko, tune in ke SCTV liputan pagi? via internet. Terus terang, aku jarang sih dengerin berita dari Indonesia. Tapi, kalo’ Mas Eko rajin banget. Hmmh, sekali-sekali ah pingin dengerin berita dari tanah air, pikirku.

Tapi aku kecewa berat deh sama isi beritanya. Menurutku ga berbobot. Selama aku dengerin, yang aku denger cuma pemberitaan lokal yang aduh…, so not important. Kok berita kaya’ gitu disiarkan di national TV sih? Poinnya apa coba? ga nambah informasi orang yang nonton atau denger. Contohnya, pembunuhan yang dilakukan tukang ojek. Aduh, kalo’ gitu mah ga usah diberitakan di national TV deh. Aku bilang, ini apa karena targetnya para pembantu yah??? yang banyakan di rumah di pagi hari? Tapi kan ga semua yang nonton pembantu toh….., ibu-ibu banyak juga kan yan di rumah….Bingung aku,  emangnya di Indonesia ga ada yang lebih penting dari itu? Atau kalau ga ada berita national, berita dunia kek….
Yah, mungkin ga semua isinya tentang hal-hal yang ga penting gitu yah…, tapi selama 10 menit aku dengerin SCTV malam itu, isinya tentang crime lokal yang harusnya ga perlu diberitakan. Aku bilang ke Mas EKo, "Matiin aja yang.., ga berbobot." Mas Eko malah godain aku, " I need to know what Suparman did to his friend."
Beda kalu nonton berita CNN, kaya’nya jadi nambah wawasan deh……
Gimana ini jurnalis Indonesia…, tingkatkan mutu berita donk…?!!!!

Leave a Reply